Petak Malai

Seni Budaya Suku Dayak Di Kalimantan Tengah

Puskesmas Tumbang Baraoi

Puskesmas Tumbang Baraoi Terletak di Desa Tumbang Baraoi Ibukota Kecamatan Petak Malai.

SMAN 1 Petak Malai

SMAN 1 Petak Malai, Desa Tumbang Baraoi Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan.

Akses Jalan

Akses jalan menuju Desa Tumbang Baraoi Ibu Kota Kecamatan Petak Malai.

Keadaan Alam Petak Malai

Salah satu view pemandangan alam perjalanan menuju Desa Tumbang Baraoi.

Selasa, 19 April 2016

Musda LPTQ Kabupaten Katingan tahun 2016

Kereng Pangi - Meski berjalan cukup alot Musyawarah Daerah V Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Katingan sukses terselenggara. Bertempat di Kereng Pangi, kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Setda Katingan Ahmad Rubama mewakili Bupati Katingan Ahmad Yantenglie, Senin (18/4/16).
Musyawarah Daerah V LPTQ Kabupaten Katingan
Selain penyampaian laporan pertanggung jawaban oleh Ketua LPTQ Kabupaten Katingan periode 2013-2016 Drs. H. Jainudin Sapri, musda tersebut juga mengagendakan pemilihan ketua LPTQ yang baru untuk periode 2016-2019. 

Tiga nama calon ketua yang muncul berdasarkan hasil rekomendasi peserta musda dan tim formatur adalah Drs. Kabul Mustaman, Ir. Ahmad Rubama, dan M. Hasrun, Drs. Kabul Mustiman akhirnya terpilih sebagai Ketua LPTQ Kabupaten Katingan yang baru periode 2016-2019 mengalahkan kedua calon lainnya setelah melalui voting 43 peserta yang hadir.

Drs. Kabul Mustaman terpilih setelah memperoleh dukungan sebanyak 28 suara, sedangkan calon lain yaitu Ir. Ahmad Rubama sebanyak 11 suara dan M. Hasrun 3 Suara dan 1 suara abstain.

Rabu, 06 April 2016

Sosialisasi Sertifikasi Kabupaten Katingan

Kasongan - Sosialisasi Uji Kompetensi Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah (UKA, UKKS, UKPS) Dan Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kalimantan Tengah Tahun 2016 yang di gelar di Aula Bapedda Kabupaten Katingan 06 April 2016 berjalan cukup alot.
Kadisdik Kabupaten Katingan Hartoni, S.Pd, M.Pd Saat Menyampaikan Sambutan
Sekaligus membuka Kegiatan Sosialisasi

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Hartoni, S.Pd, M.Pd menghadirkan nara sumber Ardian M. Fajar dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Tengah didampingi Petrus Tambunan, S.Pd dari Disdik Kabupaten Katingan.

Berikut beberapa poin materi yang disampaikan oleh Ardian mengenai proses dan alur sertifikasi baik melalui jalur PLPG ataupun PPG.

1. Sertifikasi Guru (Sergur) tahun 2016 dilaksanakan dengan pola Portofolio (PF) dan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) untuk guru yang diangkat sebelum 30 Desember 2005, sedangkan pola Sertifikasi Guru Pendidikan Profesi Guru (SG-PPG) diperuntukkan bagi guru yang diangkat sejak 31 Desember 2005 s.d. 31 Desember 2015.

2. Peserta sergur dengan pola PF dan PLPG harus memenuhi persyaratan sbb:
a. Guru di bawah binaan Kemdikbud yang belum memiliki sertifikat pendidik;
b. Memiliki NUPTK;
c. Memiliki kualifikasi akademik S1/D-IV dari perguruan tinggi dengan program studi yang terakreditasi, minimal memiliki izin penyelenggaraan;
d. Memiliki status sebagai GURU TETAP yang dibuktikan dengan Surat Keterangan sebagai Guru PNS/ Guru Tetap (GT).  Bagi GT yang bukan PNS pada sekolah swasta, SK Pengangkatan dari yayasan minimal 2 tahun berturut-turut, sedangkan GT bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK Pengangkatan dari pejabat yang berwenang  (Bupati/ Walikota/ Gubernur) minimal 2 tahun berturut-turut;
e. Masih aktif mengajar yang dibuktikan dengan SK Pembagian Tugas Mengajar dari kepala sekolah (selama 2 tahun  terakhir);
f. Guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik dengan kondisi
sbb:
1) Guru PNS yang sudah dimutasi sebagai tindak lanjut dari Peraturan Bersama (Lima Menteri);
2) Guru PNS yang memerlukan penyesuaian sebagai akibat perubahan kurikulum.
g. Pada tanggal 1 Januari 2017 belum memasuki usia 60 tahun;
h. Telah mengikuti UKG Tahun 2015;
i. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah;
j. Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan sebelum berlakunya PP No. 74 Th. 2008 tentang Guru.

3. Peserta sergur dengan pola SG-PPG harus memenuhi persyaratan sbb:
a. Guru di bawah binaan Kemdikbud yang belum memiliki sertifikat pendidik;
b. Memiliki NUPTK;
c. Memiliki kualifikasi akademik S1/D-IV dari perguruan tinggi dengan program studi yang terakreditasi, minimal memiliki izin penyelenggaraan;
d. Memiliki status sebagai GURU TETAP yang dibuktikan dengan Surat Keterangan sebagai Guru PNS/ Guru Tetap (GT)/ Guru Tetap Yayasan (GTY);
e. Masih aktif mengajar yang dibuktikan dengan SK Pembagian Tugas Mengajar dari kepala sekolah (selama 2 tahun terakhir);
f. Memenuhi skor minimal UKG Tahun 2015 yang ditetapkan oleh Konsursium Sertifikasi Guru (KSG);
g. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan Surat  Keterangan Sehat dari dokter pemerintah.

4. Semua guru yang telah memenuhi persyaratan di atas mempunyai hak yang sama untuk ditetapkan sebagai peserta sergur tahun 2016;

5. Guru yang didiskualifikasi pada sergur tahun 2007—2015 karena pemalsuan dokumen akan kehilangan haknya sebagai peserta PLPG 2016 sesuai Pasal 63 ayat (5) PP No. 74 Th. 2008;

6. Guru berkualifikasi akademik S1/D-IV yang tidak lulus sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun sebelumnya dapat langsung menjadi calon peserta PLPG 2016 sepanjang yang bersangkutan memenuhi persyaratan peserta PLPG;

7. Penetapan peserta dilakukan secara berkeadilan dan transparan melalui online system dengan menggunakan Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG). Daftar calon peserta diumumkan oleh Ditjen Guru dan Tanaga Kependidikan (GTK) melalui laman gtk.kemdikbud.go.id;

8. Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota dapat menghapus nama calon peserta yang sudah tercantum dalam Daftar Nama Calon Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2016 atas persetujuan LPMP dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, yaitu:
a. meninggal dunia;
b. sakit permanen yang menyebabkan tidak dapat melaksanakan tugas sebagai guru;
c. melakukan pelanggaran disiplin;
d. mutasi ke jabatan selain guru;
e. mutasi ke kabupaten/kota lain;
f. mengajar sebagai guru tetap di kementerian lain;
g. pensiun;
h. sudah memiliki sertifikat pendidik, kecuali dengan kondisi sebagaimana dijelaskan dalam butir f (1 dan 2);
i. Dokumen fisik tidak sesuai atau tidak memenuhi persyaratan.

9. Calon peserta sergur 2016 tidak dialihtugaskan pada jabatan lain, baik fungsional maupun struktural;

10. Calon peserta sergur 2016 yang telah memenuhi persyaratan administrasi ditentukan dengan urutan prioritas sbb:
a. Skor UKG tahun 2015;
b. Guru yang mengikuti re-sertifikasi karena perubahan kuri- 
kulum (untuk pola PF dan PLPG);
c. Semua guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang memenuhi persyaratan dan belum memiliki sertifikat pendidik (untuk pola PF dan PLPG);
d. Semua guru yang mengajar di daerah perbatasan, terdepan, dan terluar yang memenuhi persyaratan;
e. Usia guru dihitung berdasarkan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran yang tercantum dalam Akta kelahiran atau buktilain yang sah;
f. Masa kerja guru dihitung sejak yang bersangkutan bekerja sebagai guru, baik PNS maupun bukan PNS;
g. Pangkat/golongan terakhir yang dimiliki guru saat dicalonkan sebagai peserta sergur 2016 (khusus untuk guru PNS dan guru bukan PNS yang telah memiliki SK Inpassing);

11. Data peserta sergur sesuai dengan urutan prioritas di atas (butir 10) akan ditampilkan pada AP2SG sebagai dasar penetapan peserta sergur 2016;

12. Penetapan bidang studi sergur 2016 berdasarkan mata pelajaran yang diikuti dalam UKG 2015, sedangkan bagi guru yang mata pelajaran UKG-nya belum sesuai dengan bidang studi sertifikasi yang akan diambil wajib mengikuti UKG pada tahun berikutnya untuk menyesuaikan dengan bidang studi sertifikasi yang akan diikuti karena bidang studi sertifikasi ini akan terus melekat pada setiap guru selama menjalankan profesi guru;

13. Bagi peserta sergur 2016 dengan pola PF dan PLPG yang ijazahnya (S1/D-IV) tidak linear dengan bidang studi sertifikasi dapat menetapkan bidang studi sertifikasinya sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya dan wajib memiliki masa kerja minimal 5 (lima) tahun terakhir secara berturut-turut mengajar mata pelajaran tersebut;

14. Penetapan peserta sergur 2016 dengan pola SG-PPG harus linear antara kualifikasi pendidikan (S1/D-IV) yang dimiliki dengan mata pelajaran yang diampu/guru kelas, sedangkan untuk guru SMP/MTs/SMPLB dan SMA/MA/SMALB/SMK/MAK yang berkualifikasi S1/D-IV non-kependidikan harus linear dengan mata pelajaran yang diampu;

15. Setiap calon peserta sergur 2016 diminta untuk membuat Fakta Integritas yang menyatakan bahwa:
a. bukti fisik di dalam berkas/dokumen yang dilampirkan adalah benar dan sah adanya, termasuk kesediaan menerima sanksi jika terbukti tidak benar;
b. khusus bagi calon peserta sergur dengan pola SG-PPG, bersedia mengikuti dan membiayai sendiri seluruh proses sergur 2016.

16. Peserta sergur 2016 dengan pola PF dan PLPG, proses sertifikasinya akan dibiayai dengan dana dari pemerintah;

17. Peserta sergur 2016 dengan pola SG-PPG yang memperoleh nilai UKG tertinggi atau berdasarkan standar tertentu yang ditetapkan oleh KSG, proses sertifikasinya juga akan dibiayai dengan dana dari pemerintah (sebagai bentuk penghargaan pemerintah atas prestasi guru yang bersangkutan, khususnya dalam UKG);

18. Berkas/dokumen sergur 2016 yang harus dikumpulkan ke Disdik Kab/Kota masing-masing adalah sbb:
a. Fotokopi ijazah yang telah disahkan LPTK yang mengeluarkannya;
b. Fotokopi SK Pembagian Tugas Mengajar (2 tahun terakhir) yang telah disahkan Kepala Sekolah;
c. Fotokopi SK Pangkat (bagi guru PNS) dan SK Pengangkatan sebagai GT/GTY (bagi guru bukan PNS), dari SK pertama hingga SK terakhir;
d. Pasfoto berwarna ukuran 3x4 cm terbaru sebanyak 4 (empat) lembar (enam bulan terakhir dan bukan polaroid);
e. Fakta Integritas yang telah ditandatangani guru bersangkutan (contoh formatnya ada pada Disdik Kab/Kota msg2);
f. Khusus bagi peserta sertifikasi guru yang KEDUA melampirkan:
 (1) Fotokopi SK Mutasi yang telah disahkan atasan langsung; 
(2) Surat Keterangan dari Kepala Sekolah dan disetujui oleh Kadisdik setempat bagi guru besertifikat TIK, KKPI, Keterampilan, IPA SMK, IPS SMK, dan Kewirausahaan yang diberi tugas mengampu mata pelajaran lain sesuai ijazah S1/D-IV yang dimiliki; 
(3) Surat Keterangan dari Kepala Sekolah dan disetujui oleh Kadisdik setempat bagi guru bukan PNS yang diberi tugas mengampu mata pelajaran lain oleh yayasan; 
(4) Fotokopi Sertifikat Pendidik yang sudah dimiliki (jika ada) yang telah disahkan oleh atasan 
langsung;
g. Format A1 yang telah diisi dan ditandatangani oleh Kadisdik Kab/Kota setempat;
h. Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah.



Sabtu, 26 Maret 2016

Sosialisasi Singkong Gajah dan Jahe di Kecamatan Petak Malai

Tumbang Baraoi – Sebagai bentuk tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah Kabupaten Katingan dengan PT. Sidomuncul Pupuk Nusantara, Kamis (17/03/2016) Bupati Katingan, H. A. Yantengli didampingi Sekretaris Dinas Pertanian dan Kaban Ketahanan Pangan melakukan sosialisasi di Aula Kecamatan Petak Malai.
Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie saat membuka acara sosialisasi
Prospek Singkong Gajah dan Jahe Di Kecamatan Petak Malai

Materi utama yang dipaparkan adalah prospek budidaya Singkong Gajah serta Jahe baik menyangkut cara penanaman, biaya produksi, pengolahan dan pemasaran serta keuntungan.
Singkong Gajah adalah varian singkong yang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan singkong varian lain seperti perawatan yang relatif mudah, hasil produksi yang tinggi ( bisa mencapai 40 kg per tanaman), dan banyak manfaatnya seperti sebagai bahan makanan, bahan baku tepung “MOCAF”,  bahan baku tepung tapioka, bahan baku bioethanol, sebagai obat, pakan ternak dll. 

Sedangkan untuk jahe ada beberapa jenis yang dapat dibudidayakan antara lain: (1) jahe lokal, jahe ini berukuran relatif kecil tetapi rasanya lebih pedas. (2) Jahe gajah, ukuran relatif besar dan rasa tidak terlalu pedas. (3) Jahe merah, cirinya warna kemerah-merahan, rasa lebih pedas dibanding jahe jenis lainnya. Budidaya jahe sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yaitu cara konvensional atau ditanam langsung di lahan dan vertikultur yaitu ditanam di polybag atau karung.

Baik budidaya Singkong Gajah maupun Jahe menurut Bupati adalah alternatif yang bisa dipilih dalam memanfaatkan lahan yang masih cukup luas di Kabupaten Katingan khususnya Kecamatan Petak Malai. Bupati juga yakin jika dikerjakan dengan telaten dan sungguh-sungguh budidaya Singkong Gajah dan Jahe akan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, terlebih menanam singkong maupun menanam jahe bukanlah hal yang baru bagi masyarakat petak malai yang memang sebagian besar hidup dari bertani atau berladang.

Senin, 16 November 2015

Pengambilan Sumpah/Janji PNS Kabupaten Katingan Tahun 2015

Kasongan - Hujan deras yang mengguyur aula Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Katingan tak menyurutkan peserta untuk datang mengikuti prosesi pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan Tahun 2015 (16/11/2015). 

Lebih dari dua ratusan peserta yang didominasi PNS rekrutan tahun 2013 ini sudah memadati aula sejak pukul 07.30 wib, lengkap dengan pakaian korpri dan atributnya. Tidak sedikit pula diantaranya tampak kebasahan, menembus lebatnya hujan yang "menyiram" Kota Kasongan.

Prosesi yang berlangsung sekitar dua jam ini dipimpin langsung oleh Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dan dihadiri juga oleh wakil bupati Katingan Sakariyas dan disaksikan oleh  Nikodemus (Setda), serta dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Katingan.

Dalam sambutannya Bupati Katingan Ahmad Yantenglie menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) hendaknya bisa bertransformasi dan memiliki jiwa kreatif dan inovatif dalam mengemban dan melaksanakan tugas. Ditambahkannya pula, Ia (red ; bupati) tidak segan-segan untuk menindak tegas ASN yang "membelot".

Untuk kecamatan Petak Malai sendiri, setidaknya ada sekitar 11 PNS yang mengikuti pengambilan sumpah/ janji baik dari tenaga pendidik maupun kesehatan dari golongan II dan III. Kegiatan ini sempat tertunda dari yang dijadwalkan yaitu tanggal 12 November 2015 menjadi tanggal 16 November 2016).

Jumat, 06 November 2015

Penyuluhan PBB-P2 dan BPHTB Kecamatan Petak Malai

Petak malai – Lebih dari seratus peserta penyuluhan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan ( BPHTB) memadati aula Kantor Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan Kamis (15/10/2015). 


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Katingan ini ternyata mendapat sambutan yang sangat antusias oleh masyarakat tidak hanya dari desa Tumbang Baraoi tetapi juga dari desa-desa lain yang ada di Kecamatan Petak Malai. Bahkan panitia sempat kewalahan saat mendapat “serbuan” para peserta dari berbagai desa tersebut dan harus beberapa kali menambah jumlah kursi.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Katingan bertujuan untuk mensosialisasikan tentang hak-hak dan kewajiban wajib pajak dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB. 
Meski saat ini masih banyak kekurangan dalam pelayanan PBB-P2 dan BPHTB, Prima Wardana Putra, Kasi Penetapan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Katingan saat menyampaikan materi penyuluhan berharap, di tahun-tahun mendatang pelaksanaan penagihan PBB bisa lebih baik terutama dalam hal prosedurnya diantaranya Surat Pemberitahuan  Pajak Terhutan (SPPT) harus benar-benar sampai kepada si wajib pajak, begitupula Surat Tanda Terima Setoran (STTS).




Rabu, 13 Mei 2015

Tes Kesehatan Penghapusan CPNS Kab. Katingan

Kasongan - Kabar baik bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS 2013), yang sudah mengabdi sekitar 1 tahun kini sudah bisa mengajukan berkas untuk penghapusan di BKD Kabupaten Katingan. Syarat-syarat penghapusan CPNS bisa ditanyakan langsung ke BKD, diantara syarat-syarat tersebut antara lain  :
Contoh Hasil Tes Kesehatan Untuk Penghapusan CPNS
Kabupaten Katingan

- Surat Pengantar dari Dinas Pendidikan
- Hasil Pengujian Kesehatan / Medical Check Up (MCU)
- SKP
- SPMT (spmt awal waktu ditempatkan dan smpt saat mengajukan penghapusan)
- Copy sah absensi atau daftar hadir
- Biodata PNS (contoh form bisa di download disini)

- STTPL (Sertifikat Prajabatan)


Diantara persaratan tersebut Tes Kesehatan atau Medical Check Up adalah salah satu tahapan yang harus anda lalui. Tes Kesehatan di lakukan di RSUD Kasongan, dengan biaya kurang lebih sekitar Rp 446.000,- termasuk untuk tes darah di Laboratorium, EKG dan Radiologi, Poly Umum, Poly Gigi dan Penyakit Dalam.

Untuk melakukan tes Kesehatan sebaiknya anda mempersiapkan surat pengantar dari Instansi yang menerangkan bahwa yang bersangkutan ingin melakukan medical check up. Setelah menerima dan mengisi form Kwitansi dan lembar data lainnya selanjutnya adalah melakukan pembayaran di bagian Kasir. Jika sudah anda boleh menuju poli umum, poli gigi atau pun ruang check up lainnya. 

Setelah selesai melakukan check up, semua hasil di bawa ke ruang penyakit dalam untuk mendapatkan simpulan sebagai dasar keluarnya Hasil Pengujian Kesehatan, apakah anda memenuhi syarat untuk semua jenis pekerjaan dalam hal ini termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Jumat, 20 Maret 2015

Rumah Anggrek SMAN 1 Petak Malai

Sebagai negara yang tercatat memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia setelah Brazil, Indonesia di perkirakan memiliki sekitar 5000 jenis anggrek yang tersebar di wilayah kepulauan, terutama di pulau Kalimantan, Sumatra dan Irian Jaya (Gunadi, 1986).
jenis-jenis anggrek borneo
Jenis (ragam) anggrek yang dapat ditemukan di Kalimantan Tengah
Secara umum, anggrek berdasarkan habitatnya di bagi menjadi 4 golongan, yang pertama adalah anggrek epifit yaitu anggrek yang hidup menempel pada pohon inang namun tidak bersifat parasit. Anggrek kelompok ini adalah yang terbanyak hidup di hutan-hutan tropis di Indonesia termasuk di Kalimantan Tengah. Kelompok kedua adalah anggrek tanah atau terrestrial, jenis anggrek ini tumbuh di tanah yang umumnya terbuka. Kelompok ketiga adalah anggrek saprofit (tumbuh di media yang banyak mengandung humus atau serasah), biasanya tumbuh di lantai hutan dimana banyak mengandung humus dan sisa-sisa daunan yang lapuk. Terakhir anggrek litofit, anggrek ini tumbuh di bebatuan atau tanah berbatu, biasanya di tempat terbuka.
anggrek spesies di kalteng
Bulbophyllum refractilingue


Ironisnya, informasi dan pengetahuan seputar anggrek spesies ini masih sangat terbatas dikalangan masyarakat, sehingga banyak yang menganggapnya sepele dan diabaikan, padahal di beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Taiwan bahkan Singapura, anggrek telah menjadi sumber devisa penting, padahal negara tersebut memiliki ragam jenis anggrek spesies yang jauh dibawah Indonesia.

Melihat kenyataan tersebut, kami merasa prihatin dan terpanggil untuk berkontribusi dalam mengenalkan anggrek spesies khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah - Indonesia. Bersama siswa-siswi SMAN 1 Petak Malai, saya yang kebetulan juga berprofesi sebagai guru mengajak mereka untuk terlibat langsung dalam pendirian "Rumah Anggrek", yaitu suatu wadah untuk menampung jenis-jenis anggrek yang bisa ditemukan di hutan-hutan di wilayah Kecamatan Petak Malai. 

Pendirian Rumah Anggrek, tidak hanya semata-mata untuk melihat seberapa besar kekayaan anggrek spesies yang dimiliki daerah tersebut tetapi juga sebagai tempat bagi siswa belajar salah satu kekayaan alam Indonesia yaitu anggrek. Di tempat ini mereka bisa menggali wawasan mengenai habitat, ragam jenis, cara perawatan, hingga cara berkembangbiak anggrek spesies.

Visi
Memperkenalkan, Melestarikan Serta Mengangkat potensi anggrek spesies Kalimantan Tengah Untuk  kesejahteraan masyarakat.

Misi
Mengidentifikasi ragam jenis anggrek spesies khususnya yang terdapat di wilayah Kecamatan Petak Malai.
Melakukan eksplorasi, perlindungan dan pelestarian anggrek spesies Kalimantan
Menjalin kerjasama dengan para pihak (stakeholder) yang memiliki kepedulian terhadap anggrek spesies.
Menumbuhkan kecintaan dan kepedulian terhadap tanaman anggrek, khusus anggrek spesies Kalimantan Tengah.

Tujuan
Sebagai media sosialisasi dan informasi bagi masyarakat mengenai anggrek spesies (anggrek alam) sebagai salah satu kekayaan alam yang harus di jaga dan dilestarikan. 
Menjadi wadah bagi masyarakat yang peduli terhadap anggrek spesies dan ingin terlibat langsung dalam upaya perlindungan, pelestarian, pemanfaatan dan pengembangan tanaman anggrek. 
Menggalang dukungan dari para pihak terkait dengan peranggrekan (baik pemerintah maupun swasta) untuk terlibat dan peduli terhadap perlindungan, pelestarian, pemanfaatan dan pengembangan tanaman anggrek.
Mendata jenis anggrek spesies yang ada di wilayah Kecamatan Petak Malai, melalui observasi atau pengamatan langsung.
Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan dan mengembangkan tanaman anggrek sebagai sumber pendapatan.
Meningkatkan kecintaan masyarakat umum akan tanaman anggrek sehingga dapat mengambil bagian dalam upaya perlindungan dan pelestarian anggrek spesies.
Kegiatan 
Rumah Anggrek SMAN 1 Petak Malai, adalah sebuah bentuk aplikasi dari sebuah ide sederhana keinginan berkontribusi dalam dunia peranggrekan Indonesia. Sayangnya saat ini Rumah Anggrek kami bukanlah apa-apa, namun kami percaya segala sesuatu yang besar pasti berasal dari yang kecil. Karenanya dengan keterbatasan sumberdaya kami mencoba melakukan apa yang kami bisa. 
kegiatan observasi anggrek di hutan
Kegiatan Observasi anggrek spesies

- Observasi
Hingga saat ini boleh dibilang tidak ada data pasti berapa jumlah jenis anggrek spesies yang ada di Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan. Padahal setiap hari puluhan bahkan ratusan hektare habitat (hutan) anggrek spesies lenyap oleh berbagai aktivitas manusia. Pendataan atau identifikasi seakan berpacu dengan waktu, banyak peneliti meyakini sebagian dari jenis anggrek tersebut bahkan sudah punah sebelum sempat diketahui keberadaanya. Sayangnya observasi sederhana berupa pengumpulan sampel dan dokumentasi foto saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
- Identifikasi
Salah satu kegiatan yang rumit dan melelahkan adalah identifikasi. Identifikasi atau determinasi adalah pemberian nama suatu organisme dengan menggunakan pustaka (kunci determinasi dalam buku flora atau majalah), gambar-gambar dalam pustaka, spesimen herbarium yang telah diketahui namanya, dan tumbuhan segar yang diketahui namanya. 
Selain menggunakan buku-buku referensi, anggrek yang masih belum diketahui jenisnya akan diidentifikasi dengan meminta bantuan langsung kepada orang-orang yang berkompeten dalam dunia peranggrekan khususnya anggrek spesies.
Pembangunan "Rumah Anggrek" 

Konstruksi bangunan "Rumah Anggrek" sementara menggunakan bahan Bambu

Penanaman Anggrek Spesies di pepohonan sekitar area "Rumah Anggrek"

- Membangun Rumah Anggrek
Setiap sampel anggrek spesies yang ditemukan baik yang belum ataupun telah selesai diidentifikasi akan ditempatkan di Rumah Anggrek. Di sini setiap anggrek akan dipelihara dan jika memungkinkan akan diperbanyak. Sekali lagi pembangunan Rumah Anggrek memerlukan biaya yang lumayan, dengan sumberdaya yang terbatas saat ini kami hanya bisa mengupayakannya secara perlahan dan bertahap.

Sabtu, 14 Februari 2015

FORUM ANAK KECAMATAN PETAK MALAI


Tumbang Baraoi – Untuk pertama kalinya pertemuan dalam rangka pembentukan Forum Anak Kecamatan Petak Malai digelar, Sabtu 7 Februari 2015. Mengambil tempat di SMPN Satu Atap 3 Sanaman Mantikei, pertemuan yang di kordinatori oleh Kanae (Kepsek SD- SMPN Satu Atap 3 Sanaman Mantikei) juga dihadiri oleh guru-guru serta siswa kedua sekolah tersebut.
Anak-anak di Desa Tumbang Baraoi Kecamatan Petak Malai

Agenda pertemuan antara lain menetapkan susunan pengurus untuk periode 2015-2016 dengan susunan sebagai berikut :
Pengarah
:  Camat Petak Malai
Penanggung Jawab
:  Kepala UPT Diknas Kecamatan Petak Malai
Kordinator
:  Kanae
Pendamping
1. Tedyance Imanuel Liunome

2. Lusiantri

3. Sunario

4. Angelia
Ketua
:  Tonie Kusnadi
Wakil Ketua
:  Pepi Handayani
Sekretaris
:  Yenie
Wakil Sekretaris
:  Monica
Bendahara
:  Via Selvia
Kordinator

Bidang Program
Dodie
Bidang Humas
Wahyudi
Bidang Publikasi
Raditya
Bidang Pendidikan
Ardie
Bidang Perlindungan
Tion Dwijunita

Pertemuan tersebut sekaligus mempersiapkan draft usulan untuk disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang di gelar Kamis 12 Februari 2015 di Kecamatan Petak Malai.


Syarat pembuatan Kartu BPJS Kesehatan

Pembuatan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) Kesehatan relatif mudah, anda cukup melengkapi beberapa syarat dan ketentuan yang ada seperti mengisi formulir serta menyerahkan beberapa berkas yang diminta oleh petugas pelayanan pembuatan kartu BPJS Kesehatan.
Syarat pengajuan kartu BPJS Kesehatan baru antara lain sebagai berikut :
syarat membuat kartu BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan

Untuk mendaftar atau mengajukan pembuatan kartu BPJS Kesehatan baru anda cukup datang ke kantor BPJS kesehatan terdekat.  Sebaiknya anda sudah mempersiapkan syarat-syarat atau perlengkapan yang diperlukan atau diminta. Adapun syaratnya adalah sebagai berikut :

Mengisi Formulir yang di sediakan oleh petugas
Melampirkan fotocopy anda, istri dan anak (kalau ada)
Melampirkan fotocopy Kartu Keluarga (KK)
Melampirkan Fotocopy Akta atau Surat Nikah (buku nikah)
Foto berwarna ukuran 3 X 4 cm (foto anda, istri, dan anak jika sudah bekeluarga)
Fotocopy Surat Keterangan (SK) Pegawai Negeri Sipil atau Calon Pegawai Negeri Sipil bagi PNS/CPNS.
Slip/daftar baji (Bagi CPNS/PNS)
Surat keterangan domisili untuk anda yang tinggal atau bekerja di daerah yang berbeda dengan alamat KTP ( jika diminta)

Memilih atau Mengganti Faskes  Tingkat I Pada Kartu BPJS Kesehatan
Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes Tingkat 1) adalah pelayanan kesehatan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan meliputi ;
Administrasi pelayanan
Pelayanan promotif dan preventif
Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis
Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif
Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
Transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medis
Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pertama
Rawat inap tingkat pertama sesuai dengan indikasi medis

Faskes tingkat 1, yaitu Puskesmas, Fasilitas Kesehatan milik TNI/POLRI, Praktek dokter umum atau klinik umum yang telah bekerjasama dengan BPJS. Sebaiknya pilih faskes tingkat I yang paling terdekat dengan domisili anda. Bisakah faskes tingkat I suami berbeda dengan istri atau anak? Jawabannya, bisa saja jika Anda bekerja atau berdomisili berbeda dengan anggota keluarga maka anda dapat mengajukan faskes yang berbeda menyesuaikan jarak faskes tingkat pertama yang paling dekat dengan rumah atau tempat tinggal.  Penetapan Faskes Tingkat I ini di lakukan saat mengisi formulir, namun jika sewaktu-waktu anda pindah domisili maka bisa mengajukan penggantian Faskes Tingkat pertama ini di kantor BPJS Kesehatan setempat.

Selasa, 06 Januari 2015

Daftar, Kode dan Alamat Faskes di Kab. Katingan

Berikut daftar kode Faskes Tingkat Pertama (Faskes Primer) di Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah, beserta kode faskes serta alamatnya. Kode faskes biasanya diperlukan untuk mengisi formulir BPJS Kesehatan.

FASKES PRIMER UNTUK KAB. KATINGAN
NOKODEJENISNAMAALAMATTELP
1 1410A002ApotekIfrs KasonganJL. RUMAH SAKIT NO.0105364041041
2 1410A001ApotekApotik Putri KasonganJL. RUMAH SAKIT KOMP RSUD05364041939
3 1410U001DokterDr. Rosdiana SamaraJL. MELATI NO. 808125095225 
4 0275U002DokterDr. Binsar PanjaitanJl. Melati081352853858 
5 02750007Klinik POLRIKlinik Polres KatinganJL. BHAYANGKARA NO.1[ ]
6 14101011PuskesmasPegatan IiDESA PAGATAN HULU[ - ]
7 14101013PuskesmasKereng PangiJL PEMBANGUNAN[ - ]
8 14101014PuskesmasMendawaiDESA MENDAWAI[ ----------- ]
9 14101009PuskesmasTumbang HiranDESA TUMBANG HIRAN[ - ]
10 14101010PuskesmasTumbang SenamangDESA TUMBANG SANAMANG[ - ]
11 14101008PuskesmasTumbang KamanDESA TUMBANG KAMAN[ - ]
12 14101007PuskesmasTumbang SambaDESA TUMBANG SAMBA[ - ]
13 02750005PuskesmasTumbang KajameiJL. RADEN SURA RAKIT NO. 2081352733365 
14 02750006PuskesmasKasongan IiJL. SRIKAYA KERENG HUMBANG05364043577 
15 14101001PuskesmasPegatan IDESA PAGATAN[ - ]
16 14101002PuskesmasBaun BangoDESA BAUN BANGO[ - ]
17 14101003PuskesmasPetak BahandangJL. PADAT KARYA[ - ]
18 14101004PuskesmasKasongan IJL. PASAR LAMA[ - ]
19 14101005PuskesmasPendaharaDESA PENDAHARA[ - ]
20 14101006PuskesmasBuntut BaliDESA BUNTUT BALI[ - ]
21 02750001PuskesmasTumbang BaraoiTUMBANG BARAOI[ - ]
22 1410R001Rumah SakitRsud KasonganJL. RUMAH SAKIT NO. 0105364041041 

Minggu, 28 Desember 2014

Jadwal Prajab Tahun 2015 Provinsi Kalimantan Tengah

Petakmalai.com - Jadwal Prajab Tahun 2015 Provinsi Kalimantan Tengah untuk gol II dan Gol III rencananya akan dilaksanakan sejak awal tahun yakni bulan Januari. Untuk golongan II (dua), jika sesuai jadwal Prajabatan akan dilaksanaan pada 19 Januari sampai dengan 17 Februari 2015 (untuk angkatan I dan II). Sedangkan untuk angkatan III dan IV akan diselenggarakan 18 Mei sampai dengan 17 Juni 2015.

Prajab golongan II dan III Kalteng
Jadwal Prajab Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2015
Untuk Gol III, jika sesuai jadwal prajab untuk priode I (angkatan I dan II ) akan diselenggarakan pada bulan Maret sampai dengan April 2015. Sedangkan Priode II (angkatan III dan IV) akan digelar pada bulan Agustus hingga September. Sementara untuk priode III (angkatan V dan VI) akan dilaksanakan 28 September - 3 November 2015.

Berdasarkan informasi Jadwal Prajab ini akan diikuti oleh provinsi dan kabupaten/kota antara lain Seruyan, Pulang pisau, Barito Utara, Barito Selatan, Palangka Raya, Kapuas, Katingan, Barito Timur, Kapuas dan Gunung Mas.

Punya Buku Bacaan tidak terpakai Mari sumbangkan untuk TBM "Tumbang Baraoi"

Selasa, 23 Desember 2014

Bantu Kami Tingkatkan Kualitas Taman Baca

Tumbang Baraoi - Walau sempat tertatih-tatih akhirnya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Tumbang Baraoi yang merupakan satu-satunya taman baca di daerah ini akhirnya bisa berdiri. Meskipun demikian, dari segi sarana dan prasarana TBM ini masih sangat minim, karenanya kami mengharapkan uluran tangan anda untuk membantu meningkatkan kualitas taman baca ini dengan melengkapi fasilitas yang belum ada seperti :

1. Tempat/Ruangan
Lokasi Sementara TBM Tumbang Baraoi
Hanya Tempat Bekas Bengkel Berukuran Kurang Lebih 3 X 4 meter

Hingga saat ini TBM Tumbang Baraoi menggunakan tempat bekas bengkel yang hanya berukuran kurang lebih 3 x 4 meter, dengan rak sederhana dan tanpa meja baca (hanya kursi panjang). Tempat ini tentunya masih jauh dari kata layak dan nyaman bagi pengunjung untuk membaca. Setidaknya kami memerlukan dana @Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah)/bulan untuk mendapatkan tempat/ruang untuk Taman Baca yang lebih layak dan cukup nyaman. 
Rumah Penduduk Yang Rencananya Akan Di Sewa
Untuk Lokasi Taman Bacaan Masyarakat Tumbang Baraoi yang Baru

DONASI/BANTUAN

BCA 0511 511 266 a/n M JUMANI

Bank Syariah Mandiri 704 5444 117
a/n Rumah Amal Kita
2. Meja Baca
Contoh meja lipat

Meja baca adalah salah satu fasilitas yang cukup penting untuk kenyamanan pengunjung yang akan membaca. Selama ini pengunjung hanya membaca sambil memegang buku tanpa diletakan dimeja karena ketiadaan meja dan memang tempatnya yang tidak memungkinkan untuk diletakan meja. Karenanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, setidaknya kami memerlukan 4-6 meja lipat anak untuk membaca secara lesehan (duduk di lantai) yang memerlukan budget setidaknya Rp. 500.000,- (Lima ratus ribu rupiah) 

3. Karpet/alas lantai playmat atau sejenisnya
Playmat untuk alas lantai Ruang Baca

Ditempat baru nanti rencananya taman baca akan menggunakan sistem lesehan, oleh sebab itu demi kenyamanan pembaca yang dominan anak-anak usia SD-SMP maka perlu alas lantai yang nyaman. Selain karpet lantai, alas lantai sejenis Playmat adalah opsi yang bisa diambil untuk penggantinya. Adapun perkiraan biaya untuk pengadaan alas lantai ini sekitar Rp 1000.000,- s/d Rp1.500.000,-.

4. Rak Buku/Lemari Buku
Contoh Rak Buku dari Kayu

Rak Buku/Lemari Buku selain untuk menjaga keawetan buku/pustaka koleksi TBM juga untuk memudahkan para pembaca yang ingin mencari jenis buku/judul buku yang dicari. Karena rak buku juga berfungsi sebagai tempat display. Akses lokasi yang jauh dari kota membuat kami kesulitan jika harus membeli rak buku dari toko karena akan memakan biaya angkut yang bisa jadi lebih besar dari pada harga rak buku itu sendiri, karenanya pengelola TBM berencana akan menggunakan sistem upah tukang kayu dari warga sekitar untuk membuat rak buku dari bahan kayu. Perkiraan untuk membuat 2 (dua) buah rak buku dari kayu (upah tukang + bahan) Rp 1000.000,- (Satu juta rupiah)

5. Koleksi Buku Cerita/Komik, Umum, Pelajaran, Peta dsb
Hingga hari ini  jumlah buku koleksi TBM Tumbang Baraoi ada sekitar 750 buku dengan berbagai judul dan jenis katagori. Tentu saja jumlah buku tersebut masih terbilang sangat minim, karenanya kami terus berupaya menambah koleksi pustaka tersebut. Dengan anggaran yang super minim, maka donasi dan sumbangan sukarela para dermawan adalah harapan kami yang paling utama. Terimakasih atas partisipasi dan dukungannya, bantuan sekecil apapun akan sangat berarti bagi Kami. Mari turut mencerdaskan bangsa, bersama kita bisa !.
Menuntut Ilmu

Desa Tumbang Baraoi berpenduduk kurang lebih 592 jiwa (akhir tahun 2012), berjarak sekitar 183 km dari ibukota Kabupaten yakni Kasongan. Akses jalan umum (jalan negara) menuju desa ini masih belum tersedia karenanya  masih harus melalui jalan perusahan loging atau melalui sungai. Desa ini juga masih belum terjamah listrik PLN, serta sulit sarana komunikasi (telepon dan internet) karena belum ada Tower Sinyal atau Tower  BTS (Base Transceiver Station).

DONASI/BANTUAN

BCA 0511 511 266 a/n M JUMANI

Bank Syariah Mandiri 704 5444 117
a/n Rumah Amal Kita

Untuk Info dan Pertanyaan
Contact : Muhammad Jumani 082255313036

Minggu, 21 Desember 2014

SMAN 1 Petak Malai Peringati Hari Tanam Pohon

Tumbang Baraoi – Dalam rangka memperingati Hari Tanam Pohon Nasional yang jatuh pada tanggal 28 November 2014, Kader Konservasi beserta siswa-siswi SMAN 1 Petak Malai melaksanakan kegiatan tanam pohon di kawasan lingkungkan sekolah beberapa waktu lalu. 
Kegiatan Tanam Pohon Buah di Lingkungan Sekolah

Menanam Rambutan
Berbagai bibit tanaman termasuk pohon buah seperti Durian (Durio zibetinus), Manggis (Garcinia mangostana), Rambutan (Nephelium sp), Ketapang (Terminalia catappa), Mangga (Mangifera indica), Sukun (Artocarpus atilis) dan Cempedak (Artocarpus integer) disiapkan secara swadaya oleh siswa-siswi SMAN 1 Petak Malai semenjak kurang lebih dua bulan sebelumnya.
Menanam Cempedak (Artocarpus integer)
Penanaman sendiri dilaksanakan secara serentak oleh siswa-siswi didampingi beberapa guru. Meski kegiatan tersebut cukup melelahkan mereka tampak asik dan bersemangat menanam bibit demi bibit pohon yang telah disiapkan.
SMAN 1 Petak Malai
Menanam Pohon Pisang
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkembangkan rasa kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungan khususnya pepohonan. Mengingat pentingnya pepohonan bagi kehidupan makhluk hidup dan lingkungan baik sebagai penyangga air, penahan longsor dan penyedia oksigen.